Review Pemakaian Harian Helm KBC V-Euro

Assalamualaikum Wr.Wb. Apakabar sobat, setelah sebelumnya saya mengulas tentang ban Pirelli Angel CiTy kini saya akan mengulas atau mereview salah satu riding gear yang saya miliki yaitu Helm KBC tipe V-Euro yang sudah saya miliki kurang-lebih 4 bulan yang lalu.

Lalu bagaimana dengan performa helm saat digunakan? sebelumnya perlu sobat ketahui, helm ini saya gunakan untuk keperluan sehari-hari seperti pergi kekampus dengan jarak kurang lebih 25 Km, dan juga untuk berpergian dalam jarak dekat.

Berbicara performa, helm ini saya rasa memupuni untuk para pengendara roda dua. Helm ini sangat nyaman digunakan, tidak ada rasa lelah saat menggunakan helm full face ini karena helm ini memiliki berat yang cukup ringan dibanding helm full face lainnya.

Helm ini telah dilengkapi dengan 3 lubang untuk masuknya udara, 1 dibagian depan dan 2 dibagian atas, pada bagian samping juga terdapat kisi-kisi yang sepertinya tempat udara masuk sehingga pengendara tidak merasa panas saat mengenakan helm, namun pada unit yang saya miliki terdapat kecacatan pada lubang udara bagian kiri yang tidak dapat terkunci sehingga terkadang terbuka ataupun tertutup sendiri. Untuk lubang keluarnya udara terdapat 2 lubang pada bagian belakang helm. Saat kendaraan berjalan helm ini memang sangat adem, namun saat siang hari ketika panas sedang terik saya terkadang merasakan hawa panas didalam yang membuat keringat bercucuran sehingga terkadang saya membuka sedikit visor agar ada udara lebih yang masuk, memang saya tipe orang yang mudah berkeringat mungkin beberapa orang yang lain akan tetap nyaman.

6
visor KBC V-series

Menilik kebagian visor, helm ini memiliki visor bawaan bertipe clear. Untuk kejernihan visor, saya akui memang sangat baik. Apalagi setelah visor diberikan, ketika visor ditutup seakan tidak berasa sedang menutup visor karena pengelihatan berasa sama ketika visor dibuka. Namun disayangkan ketika sedang berkendara dikondisi hujan visor ini timbul embun sehingga mengurangi pengelihatan saat berkendara, hal ini dapat diantisipasi dengan menambahkan peangkat anti-fog karena visor pada helm ini sudah support perangkat anti-fog merek pinlock yang dapat dibeli seharga kurang-lebih 350rb sehingga tidak perlu lagi membolongi visor menggunakan bor. Namun berhubung dengan adanya keterbatasan dana, saya belum memiliki perangkat anti-fog (doa’in ya semoga kedepannya dapat terbeli :D) sehingga saya menakali dengan membuka sedikit visor sehingga ada udara tambahan yang masuk kedalam helm yang membuat embuh hilang dari visor.

Busa atau padding helm ini empuk dan halus, dan juga mengapit pipi dengan baik namun tetap berasa nyaman saat digunakan. Padding pada helm ini bersifat removeable (dapat dilepas) sehingga kita dapat mencucinya dengan mudah saat kondisinya sudah tidak nyaman (bau :D)

7
pengunci tipe Double-D Ring

Untuk urusan keamanan (safety) saat berkendara, saya akui helm ini memberikan keamanan yang baik karena sudah tersertifikasi “DOT” dan “SNI” pastinya, dan juga dengan hadirnya pengikat dengan tipe penguncian “Double-D Ring” yang telah menjadi syarat utama helm yang digunakan untuk balapan, termasuk Moto GP. Sehingga tidak diperlu dipertanyakan lagi keamanannya. Memang untuk mengikat tali saat pertama kali cukup ribet, namun ketika sudah biasa gak ada lagi keribetan yang dialami, bahkan terkadang saya tidak sadar telah mengikat talinya (otomatis sobat) :D.

8
Karet helm setelah diperbaiki

Namun pada bagian karet (karet visor maupun bawah helm), pengeleman pada bagian ini tidak cukup baik (mungkin hanya pada unit yang saya miliki). Karena pada unit yang saya miliki, setelah pengunaan sekian bulan karet pada bagian visor terlepas sehingga terkadang menutupi bagian visor saat menutup visor, dan tidak lama kemudian karet bagian bawah yang terlepas. Berhubung saya tidak mengetahui lem apa yang digunakan, saya mengakalinya dengan menggunakan lem silicon hitam (tidak disarankan menggunakan super glue, karena dikhawatirkan dapat merusak bagian dalam helm jika terkena), lem silicon (sealant) hitam ini biasa Ayah saya gunakan untuk mengelem bagian kaca depan mobil yang bocor sehingga beliau menyarankan untuk menggunakannya untuk merekatkan kembali karet yang lepas.

Sekian ulasan saya mengenai Helm KBC V-Zero semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua. Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan.

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

 

Iklan

5 thoughts on “Review Pemakaian Harian Helm KBC V-Euro

  1. Temen saya ada yang punya seri KBC Zero …. saya coba sekilas, memang busa~nya nyaman bangets,…. lobang memasukkan kepala sekilas terlihat kecil (khas helm balap) … tetapi begitu masuk, ,,nyaman … dengan harga 550 rb, sudah flat visor, DD ring, interior nyaman, sertifikasi DOT & SNI … ini helm termasuk jajaran helm yang worthed 2 buy …. jika ingin lebih adem mata~nya kalaw di pake di siang hari, bisa di pake Dark Visor (300 rb) atau Iridium se X an (600 rb) … di jamin penampilan helm naik jadi mantepz … mirip2 helm mahal pada umum~nya (AGV, X-lite, Shoei, Arai) dengan budget yang “relatif” tidak terlalu mahal …. nb: visor iridium memang harganya mak yuss … he2

    Suka

  2. @Admin
    Bro kamu beli dimana…???
    Ane jg punya yg warna RWB. Punya ane jg sama finishing gak bagus sebagian catnya gak rata aka blepotan plus lubang angin di dahi bagian kanan dol aka slek itu pas baru tak buka kardusnya. Ane curiga apa jangan2 ini rijekan ya…???
    Belinya di juragan helm. Duit dah tak transfer 720 rb janji 3 hari nyampe elahdalah hari ke 6 barang baru dikirim katanya kelalaian pegawainya. Alasan yg menurutku mengada2 & jelas2 tidak profesional. Koar2nya aja ngemeng penjual terpercaya tapi faktanya brengsek tidak punya etika baik. Tak komplain balek malah gak direspon…!!! Bener2 Diantoki brengsek penjual ruwet….!!!!
    Helm kbc yg ane terimapun kek helm rijekan, sumpah kapok gak lagi2 beli helm disitu…!!!! Temen2 ane yg tadinya pengen beli helm kek ane akhirnya gak jd beli sama agus juragan helm…
    Saran jangan beli anti fog itu gak ngaruh bro masih tetep ngembun. Solusi kalo ujan ya buka dikit visornya ma ventilasi udara bagian mulut jg di buka. Percuma lho 350 ribu buang2 duit, ane aja tak klotok tuh anti fognya.
    Nyesek jg cuman plastik harganya hampir mendekati helmnya. Duit segitu mah mending buat traktir pujaan hati mpe kenyang mah puas lahir batin…wkwkwkwkk…

    Suka

    • Maaf bro ane gak beli disitu, menurut ane sih emang kualitas helm kbc v series sepertinya kurang. Kalau masalah anti fog mungkin ngembun karena masangnya kurang baik. Btw itu 720rb itu helmnya aja?

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s