Mutasi – Biologi

Apa kabar sahabat pembaca? Saya harap baik-baik saja, amin.. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas salah satu materi pelajaran biologi yaitu mutasi. Mutasi itu apa sih? Mutasi itu adalah perubahan materi genetik (DNA). 
I.      Pengertian Mutasi
Mutasi berasal dari kata mutatus (Bahasa latin) yang artinya adalah perubahan. Seperti yang telah dijelaskan diatas mutasi dapat didefinisikan sebagai perubahan materi genetik (DNA) yang dapat diwariskan secara genetis pada keturunannya.
a.    Mutagen : yang menyebabkan mutasi
b.    Mutan : yang mengalami mutasi
Mutasi menyebabkan terjadinya perubahan GEN dan kemudian menyebabkan perubahan pada Alel dan juga fenotip makhluk hidup. Tidak semua perubahan adalah mutasi, perubahan dapat disebut mutasi jika memenuhi syarat, yaitu :
a.      Adanya perubahan materi genetik (DNA)
b.      Perubahan tersebut bersifat dapat (reversible) atau tidak dapat diperbaiki (irreversible)
c.      Hasil perubahan tersebut diwariskan secara genetik pada keturunannya
Berdasarkan tempat terjadinya mutasi dapat dibedakan menjadi :
a.      Mutasi gametik
b.      Mutasi somatik
Berdasarkan sumbernya mutasi dapat dibedakan menjadi :
a.      Mutasi alami
b.      Mutasi buatan
Berdasarkan tingkatannya mutasi dapat dibedakan menjadi :
a.      Mutasi titik (point mutation)
b.      Mutasi kromosom
II.   Pengaruh Mutasi
Mutasi pada dasarnya mengubah susunan pada gen atau kromosom. Perubahan ini mengakibatkan perubahan pada produk gen dan kemudian perubahan pada fenotip.

Keuntungan
Mutasi yang menguntungkan antara lain adalah munculnya varietas baru yang lebih unggul, baik hewan maupun tumbuhan. Contoh : Padi hasil radiasi lebih tahan terhadap hama, lebih cepat masa panennya, lebih banyak menghasilkan bulir padi, dan lain sebagainya.

Kerugian
Selain menguntungkan, mutasi juga dapat menimbulkan kerugian. Salah satu kerugiannya adalah munculnya kelaian-kelainan genetik.

Secara genetis mutasi merupakan salah satu penyebab peningkatan variasi (keanekaragaman) suatu organisme. Apabila mutasi terus terjadi, semua organisme akan bertambah variasinya. Apabila mutasi tidak terjadi, evolusi tidak akan terjadi karena tidak adanya variasi.


Sekiranya sekian dulu yang dapat saya bahas, semoga dapat bermanfaat untuk sahabat-sahabat pembaca.
Pembahasan berikutnya akan dilanjutkan di artikel selanjutnya.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s